03 Januari 2010

Migrasi ke Linux

03 Januari 2010 0

Migrasi ke Linux? Mengapa tidak? Dulu saya masih takut-takut untuk pindah dari Windows ke Linux. Alasannya, takut tidak kompatibel dengan file-file yang sudah ada, takut tidak bisa main game, takut terkucilkan, dan yang paling sering; takut sulit menggunakannya. Tetapi, baru sehari mencobanya, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan! Bahkan lebih seru rasanya, soalnya lebih cepat bootingnya, jarang ngehang, game defaultnya yang seru, juga lucu, karena jendela-jendela aplikasinya bisa digoyang-goyang kayak jelly, hehe (baru tahu saya). 


Ada lagi yang seru dan baru saya ketahui (maklum, namanya juga newuser), ketika kita menginstall linux, sudah terinstall pula aplikasi-aplikasi yang kita butuhkan, seperti openoffice (kalau di Windows mah MS Office), Mozilla Firefox sebagai browser default (kalau di Windows mah IE sebagai browser defaultnya), Empathy sebagai aplikasi chat, dan lain sebagainya. Hal tersebut sangat berbeda dengan Windows di mana ketika kita telah menginstallnya berpuluh-puluh menit, tetapi belum lengkap aplikasi di dalamnya. Harus install MS office dulu lah (buat ngetik, presentasi, dll), harus install Yahoo Messenger dulu lah (buat chatting [YM-an]), Harus install Nero dulu lah (buat ngeburning CD), dan lain sebagainya. Kalau di Linux ternyata aplikasi yang kita butuhkan seperti tadi itu telah terinstall ketika kita menginstall Linux OSnya, pokoke kagak ribet :D


Tidak seperti Windows (yang notabene hanya sedikit pilihannya jika dibandingkan dengan Linux), kalau di Linux, yang saya tahu banyak versi uniknya, seperti BlankOn Linux atau Linux Singkong yang saya sebut Linux yang "di Indonesiakan" :)  ada juga Linux yang di islamisasikan, seperti Linux Sabily, dan lain sebagainya. Intinya, Linux memang dibuat berdasarkan selera pengguna, dan yang penting lagi mudah, gratis dan halal, hehe. 


Saya sendiri baru mencoba salah satu jenis Linux, saya gunakan Linux Ubuntu yang terbaru, yaitu Ubuntu 9.10 atau disebut juga Ubuntu Karmic Koala. Kamerad saya berinisial RBM menyarankan agar saya menggunakan dahulu Ubuntu, soalnya tampilannya mirip dengan Windows dan lebih mudah dipahami. Memang ketika lihat dibanyak forum linux, Ubuntu memang lebih banyak dipilih oleh pengguna Linux yang masih pemula. Bagi kamerad semua yang mungkin tertarik dan ingin tahu lebih banyak, bahkan mungkin ingin mencobanya, silakan kunjungi langsung situsnya di www.ubuntu.com. (ahdoy)
»»  read more

05 Desember 2009

KIMIA UNSUR - V.2.7 (last updated on Lör's day, Dec-05-2009, 06:02 AM)

05 Desember 2009 0
Keterangan: 
- Tulisan ini disalin dari note saya sendiri di akun Facebook: http://facebook.com/mypermana
- V.2.7 (last updated on Lör's day, Dec-05-2009, 06:02 AM) menunjukkan versi terakhir note ini diterbitkan, jadi, sebelum note ini diterbitkan, telah ada note sebelumnya dengan versi awal yang isinya masih sedikit dan masih kurang lengkap, walaupun note yang inipun sebenarnya belum 100% lengkap
- Tulisan "Kata Penulis" yang isinya tentang ucapan terima kasih dan sedikit kata-kata keterangan lainnya tentang note ini sengaja tidak disalin ulang dan dipaste lagi di sini, karena isinya hanya ditujukan pada kaum tertentu saja

- Semoga tulisan ini bermanfaat :)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------




SIFAT FISIS

Sifat fisik adalah segala aspek dari suatu objek atau zat yang dapat diukur atau dipersepsikan tanpa merubah identitasnya. Sifat fisik dapat berupa sifat intensif atau ekstensif. Sifat intensif tidak tergantung pada ukuran dan jumlah materi pada objek, sedangkan sifat ekstensif bergantung pada hal tersebut. Sebagai tambahan, suatu sifat dapat pula berupa isotropik jika nilainya tidak tergantung arah pengamatan atau anisotropik jika sebaliknya. beberapa sifat fisik zat yang berhubungan dengan dunia pangan diantaranya viskositas dan titik leleh. (http://id.wikipedia.org/wiki/Sifat_fisik)
[Keterangan: Di Wikipedia Bahasa Indonesia, "sifat fisis" dituliskan sebagai "sifat fisik" - KZ]


SIFAT KIMIA

Sifat kimia umumnya merujuk pada sifat suatu materi pada kondisi ambien atau sekitar, yaitu pada suhu kamar, tekanan atmosfer, dan atmosfer beroksigen. Sifat ini terutama timbul pada reaksi kimia dan hanya dapat diamati dengan mengubah identitas kimiawi suatu zat. Sifat kimia dapat digunakan untuk menyusun klasifikasi kimia.
Sifat kimia biasanya digunakan untuk menyatakan, antara lain:
* elektronegativitas
* potensial ionisasi
* jenis ikatan kimia yang dibentuk, antara lain logam, ion, dan kovalen.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Sifat_kimia)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------





GAS MULIA: Gas yang sangat stabil (sangat sukar bereaksi) yang disebabkan konfigurasi elektronnya terisi penuh, memiliki sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Unsur-unsur gas mulia terletak pada golongan VIIIA (18) dalam tabel periodik.

Reaksi-reaksinya:
contoh:
PtF6 + O2 → (O2)+ (PtF6)-
Xe + PtF6 → Xe+(PtF6)-

Senyawa-senyawanya:
contoh:
XePtF6, XeF2, XeF4, XeF6, KrF2, RnF2

Strukturnya kristalnya:
Helium: Heksagonal Tertutup
Neon, kripton, xenon, radon, dan argon: Kubus

Produksinya:
- Helium dan radon bisa didapat dari hasil disintegrasi Radium.
- Neon, Argon,Kripton dan xenon didapat dari hasil destilasi udara cair.

Kegunaan:
Sebagai pengisi balon-balon raksasa (Helium)
sebagai penangkal petir dan pengisi tabung-tabung televisi. (Neon)
Pengisi tabung pemadam kebakaran. (Argon)
Pengisi bola lampu blitz pada kamera. (Kripton dan Xenon)
Digunakan di beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik (Radon).



HALOGEN: Elemen (non logam) yang membentuk garam jika direaksikan dengan logam. Unsur halogen berada pada golongan 17 (VII atau VIIA pada sistem lama) di tabel periodik. Unsur-unsur halogen secara alamiah berbentuk molekul diatomik. Mereka membutuhkan satu tambahan elektron untuk mengisi orbit elektron terluarnya, sehingga cenderung membentuk ion negatif bermuatan satu. Ion negatif ini disebut ion halida, dan garam yang terbentuk oleh ion ini disebut halida.

Sifat fisik unsur halogen
* Flourin dan klorin berwujud gas pada suhu ruangan sebabtitik didih dan titik leleh/beku yang lebih rendah dari suhu ruangan (25oC).
* Bromin memiliki titik didih lebih tinggi dari suhu ruangan, sedangkan titik lelehnya lebih rendah sehingga berwujud cair.
* Iodin dan Astatin berwujud padat karena titik didih dan titik bekunya lebih tinggi.
* Kelarutan halogen dalam air dalam satu golongan dari atas kebawah kelarutannya semakin kecil karena bertambahnya massa atom relatif. Tetapi, flourin tidak larut tetapi bereaksi: 2F2 + 2H2O → 4HF + O2
* Sedangkan bromin kelarutannya paling besar karena berwujud cair (paling mudah larut). Iodin sukar larut dalam air. Agar iodin larut dengan baik, ditambahkan garam KI. Reaksi: I2 + KI → KI3

Sifat kimia unsur halogen
# Jari-jari atom dari atas ke bawah dalam tabel periodik semakin bertambah karena jumlah kulit terisi elektron semakin banyak.
# Jari-jari ion lebih besar dari jari-jari atom karena akan menerima elektron sehingga kulitnya terisi penuh.
# Elektronegatifitas dari F sampai At semakin kecil karena jari-jarinya semakin besar sehingga akan terletak jauh terhadap inti maka elektron akan sulit untuk diterima.
# Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena jika jari-jari atom kecil, lebih dekat dengan inti, energi ionisasinya semakin kuat/besar.

Reaksi-reaksinya:

Reaksi dengan air:
contoh:
Flourin bereaksi dengan air akan membentuk larutan asam dan oksigen.
2F2 + 2H2O → 4HF +O2

Reaksi dengan hidrogen:
Semua halogen bereaksi dengan hidrogen membentuk hydrogen halida (HX) serta bereaksi menurun dari F2 ke I­2. Contoh :
F2 + H2 → 2HF (bereaksi kuat di tempat gelap)
Cl2 + H2 → 2HCl (bereaksi di tempat terang)

Reaksi dengan logam
Halogen bereaksi dengan sebagian besar logam menghasilkan senyawa garam/halida logam.
2Na + Cl2 → NaCl
2Fe + 3Cl2 → 2FeCl3

Reaksi dengan non-logam
Halogen bereaksi dengan non-logam membentuk asam halida/senyawa halide. Halogen dapat bereaksi dengan oksigen,fosfor, dan beberapa unsur lain. Contoh :
Xe + F2 → XeF2
2Kr + 2F2 → KrF4

Reaksi dengan unsur metalloid
2B +3Cl2 → 2BCl3
2Si + 2Cl2 → SiCl4

Reaksi dengan basa
Reaksi halogen dengan basa enser dingin menghasilkan halida ( X- ) dan hipohalida ( XO- ), sedangkan reaksi halogen dengan basa pekat panas menghasilkan halida ( X- ) dan halat ( XO3- ). Contoh :
X2 + 2NaOH ( encer, dingin ) → NaX +NaXO + H2O ( X = Cl, Br, I )
X2 + 2NaOH ( pekat, dingin ) → NaX +NaXO + H2O ( X = Cl, Br, I )

Reaksi antar unsur halogen
Unsur-unsur halogen memiliki harga elektronegativitas yang berbeda sehingga akan terbentuk senyawa kovalen. Senyawa yang terbentuk memiliki 4 kategori : XY, XY3, XY5, XY7 (X adalah halogen yang lebih elektronegatif). Contoh :
F2 + Cl2 → 2FCl
Cl2 + 3I2 → 2ClI3

Senyawa-senyawanya:
fluorspar (CaF2), kriolit (Na3AlF6), garam (NaIO3), flouroaptit [Ca5(PO­4)3F], dll

Strukturnya:

Produksinya:
Pembuatan skala laboratorium
Klorin, bromin, dan iodine dapat dihasilkan dari oksidasi terhadap senyawa halida dengan oksidator MnO2 atau KMnO2 dalam lingkungan asam.
Senyawa klorin juga dapat dibuat dalam skala labooratorium dengan cara :
o Proses Weldon
Dengan memanaskan campuran MnO2, H2SO4, dan NaCl
Reaksi : MnO2 + 2H2SO4 + 2 NaCl → Na2SO4 + MnSO4 + H2O + Cl2
o Mereaksikan CaOCl2 dan H2SO4
CaOCl2 + H2SO4 → CaSO4 + H2O + Cl2
o Mereaksikan KMnO4 dan HCl
KMnO4 + HCl → 2KCl + MnCl2 + 8H2O + 5Cl2

Pembuatan dalam industri
Flourin
Flourin diperoleh melalui proses elektrolisis garam kalium hydrogen flourida (KHF2) dilarutkan dalam HF cair, ditambahkan LiF 3% untuk menurunkan suhu sampai 100oC. Elektrolisis dilaksanakan dalam wajah baj dengan katode baja dan anode karbon. Campuran tersebut tidak boleh mengandung air karena F2yang terbentukakan menoksidasinya.
KHF2 → K+ + HF2-
HF2 → H+ + 2F-
Katode : 2H+ + 2e- → H2
Anode : 2F- → F2 + 2e-
Untuk mencegah kontak (reaksi) antara logam Na dan gas Cl2 yang terbentuk digunakan diafragma berupa monel ( sejenis campuran logam ).

Pembuatan klorin
Proses downs yaitu elektrolisis leburan NaCl (NaCl cair). Sebelum dicairkan, NaCl dicampurkan dahulu dengan sedikit NaF agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC.
Katode : Na+ 2e- → Na
Anode : 2Cl- → Cl2 + 2e-
Untuk mencegah kontak (reaksi) antara logam Na dan Cl2 yang tebentuk, digunakan diafragma lapisdan besi tipis.

Proses gibbs, yaitu elektrolisis larutan NaCl.
Katode : 2H2O + 2e- → 2OH- + H2
Anode : 2Cl- → Cl2 + 2e-

Proses deacon
Reaksi :4HCl + O2 → 2H2O
Berlangsung pada suhu ± 430oC dan tekanan 200 atm. Hasil reaksinya teercampur ± 44% N2.

pembuatan bromin
Air laut mengandung ion bromida (Br-) dengan kadar 8 x 10-4.dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilogram bromin (Br2). Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan.
Cl2 + 2Br- → 2Cl- + Br2
Br2 dalam air dapat mengalami hidrolisis sesusai reaksi.
Br2 + H2O → 2 H+ + Br- + BrO-
Untuk mencegah hidrolisis, kesetimbangan akan digeser ke kiri dengan penambahan H+

Pembuatan Iodin
2NaIO3 + 5NaHSO3 → 3NaHSO4 + 2Na2SO4 + H2O + I2
Atau :
2IO3- + 5HSO3- → 5SO42- + 3H+ + H2O +I2
Endapan I2 yang terbentuk disaring dan dimurnikan dengan cara sublimasi.

Kegunaan Halogen
Fluorin
1. Asam flourida digunakan untuk mengukir (mengetsa) gelas.
Reaksi : CaSiO3 + 8HF → H2SiF6 + CaF2 + 3H2O
2. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi.
3. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu.
4. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator.
5. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan alumunium.
6. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC.
7. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin.

Klorin
1. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. Untuk mengekstrasi logam tersebut.
2. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur.
3. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman.
4. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai.
5. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching agent ) untuk kain dan kertas.
ClO‑ + zat pewarna → Cl- + zat tak berwarna
6. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl- )( ClO- ) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor.
7. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng.
8. Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan korek api.
9. Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder).

Bromin
1. Natrium bromide (NaBr)sebagai obat penenang saraf
2. Perak bromide(AgBr)disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi
3. Metil bromide(CH3Br)zat pemadam kebakaran
4. Etilen dibromida(C2H4Br2)ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2.

Iodin
1. Sebagai obat antiseptic
2. mengidentifikasi amilum
3. Kalium Iodat(KIO3)ditambahkan pada garam dapur
4. Iodoform(CHI3)merupakan zat organic
5. Perak Iodida(AgI)digunakan dalam film fotografi.




LOGAM ALKALI: Unsur yang membentuk basa yang larut dalam air. Logam alkali mempunyai 1 elektron valensi yang mudah lepas, sehingga merupakan kelompok logam yang palaing aktif, dapat terbakar di udara, dan bereaksi hebat di air.

Reaksi-reaksinya:
Reaksi dengan Air
Logam alkali bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan basa kuat. Reaksi ini berlangsung sangat eksotermis yang berarti ia akan menimbulkan panas ketika bereaksi dengan air. Litium (Li) sedikit bereaksi dan sangat lambat, natrium (Na) jauh lebih cepat, kalium (K) terbakar sedangkan rubidium (Rb) dan cesium (Cs) menimbulkan ledakan. Reaksi antara logam dan air adalah sebagai berikut:
2M + 2H2O → 2MOH + H2
Logam akan berikatan dengan OH-. Semakin kuat sifat logamnya maka semakin kuat sifat basanya. Dari Li ke Cs pelepasan OH- akan semakin mudah (berhubungan dengan energi ionisasi) sehingga konsentrasi OH- yang terbentuk akan semakin tinggi. Maka Cs yang paling membentuk basa kuat.

Reaksi dengan Oksigen
Logam alkali juga bereaksi dengan oksigen membentuk oksida ( bilangan oksigen = -2), peroksida (bilangan oksigen = -1), atau superoksida (bilangan oksida =-1/2). Dari Li sampai Cs, kecenderungan logam alkali untuk menghasilkan senyawa peroksida atau superoksida semakin besar karena sifat logamnya semakin reaktif. Untuk menghasilkan oksida logam alkali, jumlah oksigen harus dibatasi dan digunakan suhu yang rendah (di bawah 180oC).
4L + O2 → 2L2O
Untuk menghasilkan peroksida, selain jumlah okseigen yang dibatasi juga harus disertai pemanasan. Jika oksigennya berlebih maka akan terbentuk superoksida.
2L(s) + O2→ L2O2(s)
L(s) + O2→ LO2

Reaksi dengan unsur-unsur Halogen
Unsur halogen bersifat sebagai pengoksidasi. Reaksi ini menghasilkan garam halida. 2L(s) + X2 → 2LX

Reaksi dengan Hidrogen
Reaksi yang berlangsung akan menghasilkan senyawa hidrida. Senyawa hidrida adalah senyawa yang mengandung atom hidrogen dengan bilangan oksidasi negatif. 2L(s) + H2(g) → 2LH(s)

Senyawa-senyawanya:
mineral silvit (KCl), karnalit (KCl.MgCl2.6H2O), sendawa (KNO3), feldspar (K2O.Al2O3.3SiO2) dll.

Produksinya
Melalui "Ekstraksi Logam"

a. Metode Elektrolisis
Logam Li dan Na adalah reduktor kuat sehingga tidak mungkin diperoleh dengan mereduksi oksidanya. Oleh karena itu logam-logam ini diperoleh dengan cara elektrolisis.

Elektrolisis Li
Sumber logam Li adalah spodumene [LiAl(SO)3]. Spodumene dipanaskan pada suhu 100oC, lalu dicampur dengan H2SO4 panas, dan dilarutkan ke air untuk memperoleh larutan Li2SO4. kemudian, Li2SO4 direksikan dengan Na2CO3 membentuk Li2CO3 yang sukar larut. Li­­­2SO4 + Na2CO3 → Li­­­2CO3 + Na2SO4
Setelah itu, Li2CO3 direaksikan dengan HCl untuk membentuk LiCl.
Li­­­2CO3 + 2HCl → 2LiCl + H2O + CO2
Li dapat diperoleh dari elektrolisis lelehan LiCl. Katoda : Li+ + e- → Li
Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-
Karena titik leleh LiCl tinggi (>600oC), biaya elektrolisis menjadi mahal. Namun, biaya dapat ditekan dengan cara menambahkan KCl (55% LiCl dan 45% KCl) yang dapat menurunkan titik leleh menjadi 430oC.

Elektrolisis Natrium
Sumber utama logam natrium adalah garam batu dan air laut. Na hanya dapat diperoleh dari elektrolisis lelehan NaCl.
Katoda : Na+ + e- → Na
Anoda : 2Cl- → Cl2 + 2e-

b. Metode reduksi
Untuk mendapatkan logam K, Rb, dan Cs dilakukan metode reduksi sebab jika dengan metode elektrolisis logam ini cenderung larut dalam larutan garamnya.
Reduksi K
Sumber utama logam K adalah silvit (KCl). Logam ini didapatkan dengan mereduksi lelehan KCl. Na + KCl ↔ K + NaCl
Reaksi ini berada dalam kesetimbangan karena K mudah menguap maka K dapat dikeluarkan dari sistem. Dan kesetimbangan akan tergeser ke kanan untuk memproduksi K. Untuk reduksi Rb dan Cs prosesnya sama dengan proses reduksi K.

Kegunaan Logam Alkali
# NaCl, Garam dapur (garam meja); bahan baku pembuatan NaOH,Na2CO3, logam Na, dan gas klorin.
# NaOH, Soda kaustik; bahan utama dalam industri sabun,kertas dan tekstil; pemurnian bauksit; ekstrasi senyawa-senyawa aromatic dari batubara.
# Na2CO3, Soda cuci; pelunak kesadahan air; zat pembersih (cleanser) peralatan rumah tangga; industri gelas.
# dll.



LOGAM ALKALI TANAH: Unsur yang dapat membentuk basa, tetapi senyawa-senyawanya kurang larut dalam air. Di sebut alkali tanah karena pada umumnya ditemukan dalam bentuk senyawa berupa deposit (endapan) dalam tanah. Unsur ini sangat reaktif sehingga secara alami tak pernah ditemukan dalam bentuk tunggal. Logam alkali tanah dikelompokkan pada unsur-unsur kimia Golongan 2 pada tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari berilium (Be), magnesium (Mg), kalsium (Ca), stronsium (Sr), barium (Ba), dan radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya.
Reaksi-reaksinya:
Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Air
Berilium tidak bereaksi dengan air, sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Logam Kalsium, Stronsium, Barium, dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut,
Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g)

Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Oksigen
Dengan pemanasan, Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2)
2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s)
Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s)
Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapat menghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2)
4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s)
Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3
Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g)

Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Nitrogen
Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah. Contoh,
3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s)

Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen
Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida, kecuali Berilium. Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-, maka BeCl2 berikatan kovalen. Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion. Contoh,
Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s)

Senyawa-senyawanya:
Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3], Krisoberil [Al2BeO4], Magnesium Klorida [MgCl2], Senyawa Karbonat [MgCO3], Dolomit [MgCa(CO3)2], Senyawa Epsomit [MgSO4.7H2O], senyawa karbonat [CaCO3], Senyawa Fospat [CaPO4], Senyawa Sulfat [CaSO4], Senyawa Fourida [CaF], Mineral Selesit [SrSO4], Mineral Baritin [BaSO4], Mineral Witerit [BaCO3], dll.

Produksinya
Dapat diperoleh dengan mengekstraksinya, yaitu dengan menggunakan metode reduksi dan metode elektrolisis.

Ekstraksi Berilium (Be)
Metode reduksi
Untuk mendapatkan Berilium, bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2, kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF­6 hingga 700 0C. Karena beril adalah sumber utama berilium.
BeF­2 + Mg à MgF2 + Be

Metode Elektrolisis
Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl­2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah :
Katoda : Be2+ + 2e- à Be
Anode : 2Cl- à Cl2 + 2e-

Ekstraksi Magnesium (Mg)
Metode Reduksi
Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium. Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehingga menhasilkan Mg.
2[ MgO.CaO] + FeSi à 2Mg + Ca2SiO4 + Fe


Metode Elektrolisis
Selain dengan ekstraksi dolomite magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air alut dengan CaO. Reaksi yang terjadi :
CaO + H2O à Ca2+ + 2OH-
Mg2+ + 2OH- à Mg(OH)2
Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2
Mg(OH)2 + 2HCl à MgCl2 + 2H2O
Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium
Katode : Mg2+ + 2e- à Mg
Anode : 2Cl- à Cl2 + 2e-

Ekstraksi Kalsium (Ca)
Metode Elektrolisis
Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untuk mendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi :
CaCO3 + 2HCl à CaCl2 + H2O + CO2
Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi :
Katoda ; Ca2+ + 2e- à Ca
Anoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e-

Metode Reduksi
Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2­ oleh Na. Reduksi CaO oleh Al
6CaO + 2Al à 3 Ca + Ca3Al2O6
Reduksi CaCl2 oleh Na
CaCl2 + 2 Na à Ca + 2NaCl
Ekstraksi Strontium (Sr)

Metode Elektrolisis
Untuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2­. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi ;
katode ; Sr2+ +2e- à Sr
anoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e-

Ekstraksi Barium (Ba)
Metode Elektrolisis
Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi :
katode ; Ba2+ +2e- à Ba
anoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e-

Metode Reduksi
Selain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Reaksi yang terjadi :
6BaO + 2Al à 3Ba + Ba3Al2O6.


Kegunaannya:
Berilium (Be)
1. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat, akan tetapi bermasa lebih ringan. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet.
2. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.
3. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir
4. Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik, maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi.

Magnesium (Mg)
1. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz.
2. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku, karena senyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi.
3. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi, sekaligus sebagai pencegah maag
4. Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga.

Kalsium (Ca)
1. Kalsium digunakan pada obat obatan, bubuk pengembang kue dan plastik.
2. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang yang patah.
3. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cat tembok.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas.
4. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator,dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap.
5. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang harganya relatif murah
6. Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan.
7. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi.

Stronsium (Sr)
1. Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api.
2. Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer.
3. Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).

Barium (Ba)
1. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X meskipun beracun.
2. BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang.
3. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api.



UNSUR-UNSUR TRANSISI: Unsur-unsur yang memiliki sifat-sifat yang khas dan berbeda dari golongan utama. Unsur-unsur ini terdapat pada bagian tengah sistem periodik terletak pada Golongan B.

Logam transisi didefinisikan secara tradisional sebagai semua unsur kimia pada blok-d pada tabel periodik, termasuk seng (Zn), kadmium (Cd), dan merkuri (Hg). Ini berarti adalah golongan 3 sampai 12 di tabel periodik. IUPAC kemudian mendefinisikan logam transisi sebagai semua unsur yang memiliki orbit elektron d yang tidak lengkap atau yang hanya dapat membentuk ion stabil dengan orbit d yang tidak lengkap. Berdasarkan definisi ini ketiga unsur di atas (Zn, Cd, dan Hg) tidak termasuk ke dalam logam transisi.
Berdasarkan definisi tradisional, terdapat 40 unsur yang termasuk logam transisi dengan nomor atom 21 sampai 30, 39 sampai 48, 71 sampai 80, dan 103 sampai 112. Nama "transisi" diperoleh berdasarkan posisi unsur-unsur tersebut di tabel periodik.(ahdoy)





Referensi :
id.wikipedia.org
chem-is-try.org
kimia.upi.edu
rumahkimia.wordpress.com
Buku KIMIA untuk SMA Kelas X oleh Michael Purba


»»  read more

13 November 2009

Translator Bahasa Indonesia ke Basa Sunda

13 November 2009 0
Jam pelajaran terakhir hari ini adalah pelajaran Basa Sunda di kelas saya. Tadi itu guru pengajar Basa Sunda di kelas saya mengumumkan hasil ulangan pekan lalu. Dan hasilnya, memuaskan bagi yang puas, dan tidak memuaskan bagi yang tidak puas (termasuk saya, ckckck).

Maka? Bagaimana selanjutnya? Ternyata guru tersebut tidak memberikan remedial untuk memperbaiki nilai ulangan, dan sebagai gantinya, beliau memberikan kepada para kaum remedial untuk menerjemahkan novel dari Bahasa Indonesia ke Basa Sunda. Alhasil, dalam pikiran saya langsung tertuju pada translator bahasa, layaknya web semacam google translator. Tapi ternyata, seperti yang kita ketahui, di google translator belum tersedia mesin penerjemah Basa Sunda. ckckck....

Kemudian dari pada itu, saya searching dulu sejenak sambil menunggu waktu maghrib, dan tak begitu lama, ketemu juga dengan apa yang saya cari. Namanya "Loka Tarjamah Otomatis Basa Indonésia - Basa Sunda" di "WWW.SUNDA.WEB.ID". Wow!

Dengan mesin penerjemah ini, mudah-mudahan kawan-kawan yang bernasib seperti saya, atau mempunyai keperluan serupa tentang hal menerjemahkan bahasa khususnya Basa Sunda, maka walaupun belum sempurna (karena masih versi beta), tetapi saya kira mesin penerjemah ini lumayan membantu. Semoga bermanfaat. (ahdoy)

Print Screen-nya:






»»  read more

Dari Siberia hingga ke Antartika


Dari Siberia hingga ke Antartika? Wah apaan tuh? Haha...., ini mah pekerjaan iseng saya saja.
Ya.... sekadar memenuhi tugas dari Guru Bahasa Indonesia, yaitu mengenai materi membuat puisi karya sendiri, hehe.... Saya juga tak terlalu yakin, ini teh puisi atau bukan? haha... sebisa-bisanya sajalah. Namanya juga belajar. Sekali lagi, ini pekerjaan iseng saya! Ya! Iseng yang terpaksa!.... kalau isi puisinya aneh (hah puisi? hehe), bolehlah kasih komentar, hehe.... (ahdoy)

 


Dari Siberia hingga ke Antartika
oleh Maulana Yodha Permana

Terlantun gema maha bijaksana
Dari pucuk-pucuk batang suara
Manusia laki-laki di puncak menara
Terbawa angin berpetualang
Ke banyak negeri berlimpah alam
Menyelinap masuk ke dalam lubang pendengaran
Memanggil setiap mereka, yang sedia memenuhi undangan
Kepada perjamuan dari Tuhan

Bagi mereka yang terjaga hidupnya, pastilah bersuka
Memenuhi atas apa-apa yang dikabarkannya
Kemudian
Bertekuk lutut, mencium tanah, menghadapkan diri ke wajah Sang Pencipta
Seraya tak henti-henti memuji nama-Nya
Dalam setiap sematan doanya
Memelas akan kasih-Nya

Oy, gema itu kini masih melayang
Di sela-sela cakrawala tak bertiang
Membuat orang sadar akan arti kehidupan
Di mana ia berada
Hendak ke mana ia kemudian
Sedang ia terus merayap-rayap di muka bumi
Di antara gema ini berkumandang, dan terus melayang
Atas negeri-negeri terbentang
Dari Siberia hingga ke Antartika.


»»  read more

17 September 2009

NOMAD (The Warrior)

17 September 2009 0
NOMAD (the warrior), film yang baru-baru ini saya download secara tak sengaja dari indowebster, ternyata bukan film biasa.  Bertemakan sejarah, dan kata-kata bijak yang sarat pelajaran.  Setting pada film ini kebanyakan di daerah-daerah stepa  dan tanah kering berpasir, seperti halnya tempat-tempat di daerah asal film ini; Kazakhstan.

Pertama kali saya baca judulnya, yaitu "nomad" saya pikir maknanya adalah berpindah, seperti halnya bangsa nomaden yang sering diartikan sebagai bangsa yang suka berpindah-pindah tempat hidupnya. Ternyata "nomad" yang dimaksud di sini adalah berarti "pahlawan" (bahasa Kazakh).

Film ini mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang pemimpin, pembebas, dan pemersatu banyak kaum di wilayah Kazakhstan (dan sekitarnya) pada abad ke 18. Dialah Mansur yang kemudian hari dikenal sebagai Ablai Khan. Di masa ia belum terlahir, orang-orang dari berbagai suku (seperti Agai, Ermek, Tursyn, Kuntu, Erme, Alighe, Uzbek, dan suku itu Kazakh sendiri)  yang tengah dijajah oleh kaum Jungar.

Kisah ini diawali dengan penangkapan Oraz, orang bijak dari bangsa Kazakh oleh kaum Jungar atas perintah Sultan Galdan Ceren, pemimpin orang Jungar. Oraz yang dipercaya banyak orang  memiliki kehebatan dalam banyak hal, diperintahkan oleh sultan Jungar tersebut untuk memilihkan kuda terbaik untuk digunakannya. Dengan sekali tunjuk, Oraz telah membuktikan kehebatannya dalam memilih kuda yang diinginkan sultan tersebut. Maka ketika sultan merasa khawatir jikalau suatu waktu kekuasaannya tumbang, ia pun bertanya tentang orang yang akan menggantikannya. Oraz meramalkan bahwa akan ada seorang ksatria dari bangsanya (Kazakh) yang akan memimpin kaum-kaum lainnya di wilayah Kazakhia (Kazakhstan) untuk melawan bangsa Jungar yang saat ini masih menjajah mereka.

Beberapa waktu kemudian, Oraz yang telah dilepaskan oleh kaum Jungar tersebut melihat rombongan  istri sultan Wali yang sedang ada dalam perjalanan. Di dalam karavan istri sultan Wali tersebut terdapat seorang bayi laki-laki yang Oraz yakini bahwa bayi tersebutlah yang diramalkan sebagai ksatria pembebas kaumnya.

Tetapi secara tiba-tiba kaum Jungar dari berbagai arah menyerang rombongan istri sultan Wali tersebut, dan hendak mencari dan membunuh bayi anak sultan Wali. Beruntung Oraz telah lebih dahulu menyelamatkan nyawa bayi itu. Atas izin sultan Wali, Oraz pun membesarkan anak yang ia beri nama Mansur itu serta melatihnya menjadi seorang pejuang hebat seperti anak-anak dari suku-suku lainnya untuk dijadikannya pejuang negerinya.

Sejak kecil Mansur memiliki sahabat dekat bernama Erali. Hingga ketika mereka telah dewasa dan telah siap berjuang untuk mempertahankan negerinya, di mana kaum Jungar kembali menyerang wilayah Kazakh, maka Oraz mengusulkan pertarungan satu lawan satu. Di pihak Jungar, panglima Sharish yang maju, sedangkan dari pihak Kazakh, Erali bersedia maju. Tetapi Oraz menahannya, dan menyuruh Mansur yang maju, sebab Sharishlah yang telah membunuh ibunya, sehingga ia lebih berhak untuk bertarung dengan Sharish.

Dalam pertarungan satu lawan satu tersebut Mansur unggul dan berhasil menebas kepala Sharish. Setelah kemenangannya itu, maka tahulah sultan Wali bahwa Mansur adalah anaknya, sehingga Mansur diangkat sebagai penerusnya dan ia pun kini tinggal di istana bersama ayah kandungnya. Meski begitu, Gahar, gadis yang ia cintai ternyata diculik oleh pasukan Jungar. Erali yang sama-sama menyukai gadis tersebut pergi ke tempat kaum Jungar dengan maksud menyelamatkannya. Tetapi yang ada malah is sendiri pun tertangkap dan ditawan oleh kaum Jungar. Sehari-harinya, Erali dipaksa bertarung dengan tahanan lainnya.

Mansur yang ketika itu sedang mengadakan perjalanan ke suatu tempat seorang diri pun berhasiil diculik oleh kaum Jungar. Ia dijadikan tahanan dan paksa bertarung dengan tahanan yang lainnya. Dalam suatu pertarungan ia dihadapkan dengan seorang petarung yang tangguh, dan hampir-hampir saja ia dikalahkannya. Tetapi akhirnya ia dapat memenangkan pertarungan tersebut. Betapa kagetnya ia ketika melihat wajah dibalik penutup muka orang yang baru saja ia bunuh dalam pertarungan itu, ternyata sahabatnya sendiri, Erali!

Dalam suatu kesempatan, Mansur dan Gahar berhasil lolos dari cengkraman Sultan Galdan, pemimpin kaum Jungar tersebut. Maka, dengan murkanya Sultan Galdan melakukan serangan besar-besaran ke Kazakh. Perang hebat selama 100 hari 100 malam tak dapat dihindarkan. Meski  dalam persenjataan, kaum Jungar lebih unggul karena mereka memiliki senjata meriam yang pada waktu orang Kazakh belum memilikinya, tetapi karena semangat juang yang tinggi, strategi yang jitu, ditambah lagi karena kaum lainnya ikut serta membantu Kazakh, maka kalahlah kaum Jungar tersebut. Kini merekalah yang terusir dari tanah Kazakh setelah sekian lamanya menjajah.

Maka nyatalah ramalan Oraz, orang bijak dari Kazakh itu. Kini berbagai bangsa di kawasan Kazakhia dapat dibebaskan dari penjajahan kaum Jungar, serta dapat dipersatukan oleh seorang pemimpin dari bangsa Kazakh, bernama Mansur, yang mana setelah kemenangannya dalam kali pertama pertempurannya telah dikenal dengan nama Ablai Khan. (ahdoy)
»»  read more



Search Engine Optimization
 
◄Design by Pocket Distributed by Deluxe Templates